Archive for January, 2012

Memulai Usaha Kuliner

Kemampuan untuk membuat makanan yang lezat tidak menjamin sebuah keberhasilan dalam membuat usaha. Mengetahui cara membuat makanan dan dapat mengelola bisnis adalah dua hal yang berbeda.

Jika anda sudah menguasai trik memproduksi masakan ataupun makanan ringan, maka kini saatnya anda harus mengetahui bagaimana caranya untuk memulai bisnis anda. Berikut tips sederhana Memulai Usaha Kuliner :

Modal

Buat daftar dari yang termahal sampai dengan yang termurah, coret yang tidak bisa dijangkau, sisakan 3 daftar modal terendah dan jadikan itu sebagai target jangka pendek anda.

 

Jenis Makanan

Tidak perlu muluk-muluk, mulai saja dari jenis makanan yang anda kuasai, misalnya anda piawai membuat kue lumpur berbagai rasa seperti lumpur telor, lumpur daging, lumpur kelapa, lumpur kentang, atau lumpur pandan. Dalami kemampuan anda tersebut.

Manajemen Waktu

Pengaturan waktu harus diperhitungkan sejak awal, seperti kapan saat belanja bahan baku, menimbang dan meracik bahan baku, menyimpannya sebelum diolah bahkan sampai pada saat mengolahnya dan mengantarnya tepat waktu sesuai dengan yang sudah dijanjikan. Ingat kepuasan hati pelanggan adalah nomor satu.

Sample Makanan

Menyertakan sample makanan diluar menu yang telah dipesan merupakan promosi terselubung yang sangat bagus, beritahu pelanggan bahwa itu merupakan bonus pesanan, sehingga di kemudian hari pelanggan dengan mudah memesan karena sudah tahu rasanya.

Tingkatkan terus kualitas

Perbaharui dan perbaiki kualitas dari masakan buatan anda. Untuk mengetahui kualitas rasa dari masakan, anda dapat membagi sampel kepada teman atau saudara tedekat untuk memperoleh reaksi mereka terhadap produk anda. Setelah itu anda perbaiki agar sesuai dengan keinginan mereka.

Jalin kerjasama

Strategi penjualan lainnya adalah anda bisa juga melakukan kerjasama dengan beberapa usaha kantin. Anda dapat mensuplai masakan setiap harinya untuk dijualkan di kantin tersebut.

Memulai Usaha Kuliner

Kemampuan untuk membuat makanan yang lezat tidak menjamin sebuah keberhasilan dalam membuat usaha. Mengetahui cara membuat makanan dan dapat mengelola bisnis adalah dua hal yang berbeda.

Jika anda sudah menguasai trik memproduksi masakan ataupun makanan ringan, maka kini saatnya anda harus mengetahui bagaimana caranya untuk memulai bisnis anda. Berikut tips sederhana Memulai Usaha Kuliner :

Modal

Buat daftar dari yang termahal sampai dengan yang termurah, coret yang tidak bisa dijangkau, sisakan 3 daftar modal terendah dan jadikan itu sebagai target jangka pendek anda.

 

Jenis Makanan

Tidak perlu muluk-muluk, mulai saja dari jenis makanan yang anda kuasai, misalnya anda piawai membuat kue lumpur berbagai rasa seperti lumpur telor, lumpur daging, lumpur kelapa, lumpur kentang, atau lumpur pandan. Dalami kemampuan anda tersebut.

Manajemen Waktu

Pengaturan waktu harus diperhitungkan sejak awal, seperti kapan saat belanja bahan baku, menimbang dan meracik bahan baku, menyimpannya sebelum diolah bahkan sampai pada saat mengolahnya dan mengantarnya tepat waktu sesuai dengan yang sudah dijanjikan. Ingat kepuasan hati pelanggan adalah nomor satu.

Sample Makanan

Menyertakan sample makanan diluar menu yang telah dipesan merupakan promosi terselubung yang sangat bagus, beritahu pelanggan bahwa itu merupakan bonus pesanan, sehingga di kemudian hari pelanggan dengan mudah memesan karena sudah tahu rasanya.

Tingkatkan terus kualitas

Perbaharui dan perbaiki kualitas dari masakan buatan anda. Untuk mengetahui kualitas rasa dari masakan, anda dapat membagi sampel kepada teman atau saudara tedekat untuk memperoleh reaksi mereka terhadap produk anda. Setelah itu anda perbaiki agar sesuai dengan keinginan mereka.

Jalin kerjasama

Strategi penjualan lainnya adalah anda bisa juga melakukan kerjasama dengan beberapa usaha kantin. Anda dapat mensuplai masakan setiap harinya untuk dijualkan di kantin tersebut.

Simpan Data Gratis di Internet

Simpan Data Gratis di Internet

Tempat penyimpanan data di Internet bukanlah hal yang baru. Zaman sekarang sudah banyak yang menawarkan puluhan/ratusan giga byte (Gb) atau bahkan terra byte (Tb)!

Adrive, Simpan Data Gratis di Internet

Kali ini saya membahas ADrive, nama yang mungkin untuk beberapa orang akan mengingatkan pada Xdrive (sesama penyedia jasa penyimpanan data online) yang kini sudah tutup. ADrive menawarkan tike jenis akun Basic (50 GB, gratis), Signature (50 GB dengan berbagai fitur extra, $6.5 per bulan), Premium (>100GB, tergantung pihan anda & mulai dari $13.95).

Proses sign-up jika anda belum punya akun relatif sederhana & cepat. Satu hal yang saya pikir sangat bagus adalah ketika membuat password ADrive meminta anda membuat password yang cukup kuat: minimal 8 huruf & harus berisikan kombinasi hurug besar/kecil/angka. Ini menunjukkan kalau ADrive cukup memperhatikan masalah keamanan. Sayang koneksi SSL (Secure Socket Layer; dimana file dienkripsi ketika diupload/download) tidak tersedia untuk akun gratis.

Adrive mengandalkan Java Applet untuk mengupload file berbabasiskan web dan desktop software. Sayangnya cara kedua hanya dapat digunkan bagi pengguna akun non-gratis. Namun versi Java Applet ini cukup mudah digunakan, walau tampilannya yang biru glossy mungkin agak berbeda bagi pengguna awam.

tmpA145

Ketika proses upload, terdapat bar indicator proses upload.

tmpDF7E

Setelah proses upload selesai, muncul layar utama ADrive dimana anda dapat mengatur semua dokumen yang ada.

tmp4553

Satu hal lagi yang menarik, ADrive sudah melakukan kerja sama dengan Zoho. Jadi untuk dokumen office anda dapat langsung mengeditnya online (jika anda memiliki akun di Zoho). Caranya, cukup klik gambar kaca pembesar di bagian kanan nama file dan pilih Edit in Zoho.

Jika anda punya file yang ingin diberikan/dilihat orang lain, cukup klik Share & otomatis file tersebut dipindahkan ke folder My Shared Files. Dari dalam folder ini dengan mengklik icon kaca pembesar disamping nama file, anda dapat melihat URL file tersebut termasuk pilihan untuk mengirimkan file tersebut via Email.

Secara keseluruhan ADrive mudah digunakan, relatif cepat & memberikan ruang yang cukup lega untuk penyimpanan dokumen.

Alternatif lain yang saya gunakan: