[Sidik Investigasi] Sisi Gelap Bisnis Jual-Beli Akun Twitter

Source : http://iwanyuliyanto.wordpress.com/2013/05/13/sidik-investigasi-sisi-gelap-bisnis-jual-beli-akun-twitter/#more-2462

 

Jual-Beli Akun Twitter itu Bisnis Yang Menggiurkan. Tapi …
*****

Siapa di balik pembuat akun palsu Ustad Jefri Al Buchori (Uje) sekeluarga, dan apa motifnya?
Simak Sidik Investigasi berikut ini.Menjual akun twitter yang mempunyai banyak follower itu bisa menjadi bisnis menggiurkan bagi mereka yang paham celah kelemahan Twitter. Yang pinter dalam bisnis ini bisa mampu menghasilkan omset puluhan juta rupiah dalam seminggu. Selain itu ada juga jasa penambahan Follower di Twitter dan Like di Facebook, jasa penjualan Folllower dan Like di Instagram, Soundcloud, Google+, dan Pinterest. Juga ada jasa View di Youtube dan Vimeo. Melalui jurnal ini, saya hanya fokus ke masalah Twitter, dan yang ingin saya soroti bukan soal prospek bisnisnya, tapi lebih menyoroti bagaimana cara curang yang dilakukan sang penjual untuk memberikan pembeli akun Twitter dengan banyak follower tersebut.

KASUS AKUN TWITTER #UJEPALSU

Minggu lalu (3 Mei 2013), saya dan banyak warga twitter mulai gerah dengan adanya akun-akun palsu yang mengatas-namakan keluarga almarhum Ustad Jefri al Buchori (Uje). Akun-akun palsu tersebut bernama: @Jefry_Buchori, @PipikDirawati, @AdibaKAZahra, @AbidzarAGhifari, @AylaAzuhro.
Anehnya follower-nya sudah mencapai ratusan ribu. Dinamakan palsu karena sudah ada akun asli yaitu @jefri_buchori milik alm. Uje dan @PipiknaUJE milik umi Pipik Dian Irawati, istri Uje.

Kemudian saya dan kang Ibnux mulai nge-kultwit dengan hastag #UjePalsu, kemudian ramailah timeline dengan hastag tersebut. Tidak beberapa lama kemudian mas Mustofa Nahrawardaya juga nge-kultwit dengan hastag yang sama setelah melakukan tabayyun langsung ke umi Pipik melalui Blackberry Mesenger (BBM). Kabarnya umi Pipik merasa sangat terganggu oleh akun Uje Palsu tersebut. Berikut tampilan pesan BBM dari mas Mustofa:

#UjePalsu*klik gambar untuk memperbesar, detailnya ada di chirpstory*

Dari keterangan umi Pipik tersebut, confirm bahwa:
1. Akun asli Uje hanya satu yang aktif yaitu @jefri_buchori.
2. Akun @Jefry_Buchori adalah palsu.
3. Informasi tambahan, Uje tidak mempunyai FB.

Kemudian, banyak pengguna twitter yang mengetahui informasi ini langsung melakukan aksi Report As Spam (RAS) dan aksi blokir akun-akun Uje Palsu tersebut.

Akun asli istrinya Uje: @PipiknaUJE, telah dipalsukan menjadi @PipikDirawati, kemudian setelah mendapat tekanan RAS, berganti menjadi @Pipikirawati, berganti lagi menjadi @SangatBerarti sampai jurnal ini ditulis. Ada juga akun palsu lainnya yaitu @Pipikdiann dan @Pipikdian.

Belakangan muncul akun @PipikDirawati dan @UjeFamily. Setelah diselidiki ini bukan akun-akun yang berasal dari #UjePalsu awal. Dua akun ini masih sedikit followernya, isinya hanya mengadu-domba, melecehkan agama, menghina / mengolok-olok Uje. Entah siapa yang bikin. Kalau akunnya masih hidup, di-RAS saja ya.

Melalui informasi awal dari @TwittHerry, akhirnya terkuak, akan kemana akun #UjePalsu @jefry_buchori diarahkan yaitu ke akun habitatnya.

#UjePalsu
Dari situ terlihat jelas bahwa akun palsu @jefry_buchori @PipikDirawati @IBUANYudhoyono @CatatanAlkitab adalah satu komplotan.

Memang kalau ditelusuri terlihat mencolok bahwa dari semua pesan – pesan bijak (yang ngakunya itu adalah ucapan Uje) kenyataannya tidak ada kata-kata khas Islami (seperti Allah SWT, Rasulullah SAW, atau tulisan arab); jauh berbeda dengan akun Uje yang asli. Sedangkan di akun Uje palsu selalu menggunakan kata “Tuhan” bukan “Allah”.

Beberapa pengguna twitter juga menyampaikan kesaksian bahwa selama acara live di TV memperingati wafatnya Uje, mereka menyaksikan umi Pipik tidak memegang hp/bb, melainkan tasbih. Anehnya pesan-pesan “keluarga Uje” terus membanjiri twitter. Maka jelas tidak mungkin selama masa berduka cita, keluarga Uje sibuk update status di twitter. Keluarga Uje yang ber-twitteran ria selama masa berduka adalah fitnah yang nyata.

Keesokan harinya, Sabtu, 4 Mei 2013, demi amannya akun agar tidak ditutup (di-suspended) oleh Twitter karena mendapat serbuan RAS, si pemilik akun segera mengganti nama dari @Jefry_buchori menjadi @KutpanEngZhou dengan tetap membawa ratusan ribu follower, seperti terlihat di bawah ini:
#UjePalsu
Tertera:

Motivator Muda | Pembicara Seminar Motivasi & Marketing |
Inspirator Muda | Mengundang Saya CP (Stenly) 085299352599
Pin BB Pribadi 2195DE4B.
Indonesia

Lihatlah, mungkin karena panik, si pemilik akun lupa mengganti profile picture (PP) yang masih foto alm Uje. Dari namanya, dengan mudah ditelesuri via google dengan kata kunci “EngZhou Motivator”, ditemukan informasi tambahan di sebuah facebook: http://www.facebook.com/stenly.mokoginta

Diduga pembuat akun palsu tersebut bernama Stenly Mokoginta. Dia adalah seorang non muslim, ini terlihat begitu banyak kalimat berupa ayat-ayat Al-kitab pada status-statusnya.

Tidak lama kemudian akun #UjePalsu @KutpanEngZhou mengganti lagi namanya menjadi @KutipanEngZhou (ada tambahan huruf “i”). Kali ini dia telah mengganti profile picture-nya yang sama dengan fotonya di FB, bukan lagi menggunakan foto Uje. Nahh.. kena lu… ayo hafalkan wajahnya, namanya, telponnya, pin-nya. Inilah Biang Penipu!

#UjePalsu
Kemudian setelah saya ingatkan atas pelanggaran pasal UU ITE dimana informasi di bio-nya memudahkan penyidik hukum menjeratnya, si terduga pembuat akun #UjePalsu ini kemudian menghapus isi bio-nya, dan sekaligus mengganti nama akun menjadi @KutipanSuper_ Jelas, ia berupaya menghilangkan jejak identitas “Eng Zhou Motivator”.

#UjePalsu
Sampai jurnal ini dibuat, akun palsu Uje berganti lagi menjadi@PepatahIndah, demi mengamankan akunnya dari serbuan RAS. Dari upaya pelariannya, terlihat bahwa si pecundang ini (Stenly Mokoginta) memanfaatkan kemudahan Twitter mengganti nama akun. Setelah mendapat ratusan ribu followers dari momentum dukacita keluarga Uje, kemudian memakai topengnya yang sebenarnya.

Kepada Stenly Mokoginta pembuat akun keluarga #UjePalsu,
Akuilah perbuatan jahat Anda ini!
Memanfaatkan wafatnya Uje demi gain follower, sungguh menyedihkan!
Seluruh jagad raya internet yang membaca tulisan ini akan memasukkan Anda ke dalam Daftar Hitam event-event seminar motivasi!

Melihat gerak-gerik si pembuat akun keluarga #UjePalsu, kini ia/mereka benar-benar masih berupaya terus menggenjot jumlah followernya (yang sempat turun akibat serbuan RAS dan Unfollow massal) agar mempunyai nilai jual yang tinggi. Dengan cara menjadi bunglon, memanfaatkan momen apa yang sedang booming saat itu, dan saat itulah nama akunnya disesuaikan. Dulu sebelum bernama #UjePalsu, akun tersebut bernama seleb Novita Dewi, dan sebelumnya bernama bintang X-Factor Fatin. Dia mempromosikan terus akun-akun palsu yang dibuatnya agar terus menarik banyak follower misalnya melalui komentar-komentarnya di berita atau social-media seperti youtube. Mudah sekali ditelusuri, ini contohnya:
#UjePalsu
Bila akun palsunya tidak lagi mampu menjaring follower atau ketahuan kalau palsu, ia segera mengubah nama akunnya. Banyak orang tidak curiga ketika dia mengubahnya menjadi akun Uje sekeluarga, karena melihat followernya sudah puluhan ribu, maka dianggapnya itu akun asli Uje sekeluarga. Dengan memanfaatkan momentum dukacita ini, dia mampu meningkatkan follower menjadi ratusan ribu. Ini juga karena jasa para tweeps (pengguna Twitter) yang me-retwit pesan-pesan yang disangkanya berasal dari umi Pipik (pengelola akun Uje).

Di bawah ini salah satu contoh bagaimana tweeps yang kaget karena tiba-tiba muncul twit-twit #UjePalsu @PepatahIndah dan @SangatBerarti di TL-nya padahal dia tidak merasa mem-follow-nya, besar kemungkinan dia dulu memfollow akun Uje yang dianggapnya asli.

#UjePalsu

Kalau Anda pernah me-RAS akun #UjePalsu, Anda bisa mendeteksi segala perubahan nama akun #UjePalsu ini melalui alat bantu: blockedby.me.
Untuk mengetahui sejak kapan akun tersebut menulis twit-nya untuk pertama kali bisa menggunakan alat bantu: tweet.grader.com.

BAHAYA ATAS KELEMAHAN TWITTER

Dari kasus #UjePalsu ini kita bisa melihat potensi adanya penyalahgunaan atas lemahnya sistem di Twitter yang bisa seenaknya mengganti nama akun, antara lain:

  1. Berpotensi fitnah dari akun palsu terhadap akun asli.
  2. Berpotensi menyelewengkan pemikiran dari akun asli.
  3. Berpotensi pendangkalan ideologi/akidah, misalnya awalnya berupa akun Islami yang berisi pesan-pesan Islami, namun setelah menjaring banyak follower kemudian berubah menjadi akun Liberal, atau agama lain (non-Islam) seperti kasus akun #UjePalsu di atas.
  4. Dimanipulasi dan dimanfaatkan untuk meningkatkan nilai jual akun.

Atas poin-poin potensi bahaya ini mohon dengan sangat Pemerintah RI dalam hal ini di bawah Kementerian Komunikasi dan Informatika (KemKominfo) mampu menciptakan rambu-rambu untuk mencegah terjadinya kasus seperti #UjePalsu. Saya ingat, upaya ini pernah disampaikan bapak Tifatul Sembiringdi sini.

KASUS SEJENIS

Kasus #UjePalsu di atas modusnya persis sekali dengan kejadian yang pernah diberitakan oleh Majalah MIX Marketing. Dimana saat itu, ratusan ribu anak baru gede (ABG) follower Twitter @soalCINTA kaget ketika akun pseudonymyang mereka follow tiba-tiba berubah nama menjadi @DennyJA_CINTA (kini sudah berubah menjadi @DennyJA_WORLD). Lebih kaget lagi karena tweet yang sebelumnya selalu berkaitan dengan tema-tema cinta yang mereka gandrungi, tiba-tiba banjir dengan berita-berita aktual, terutama soal politik. Padahal, topik ini hampir tidak pernah mendapatkan perhatian segmen umur sebagian besar follower akun @soalCINTA. Kemudian muncul dugaan bahwa akun @soalCINTA yang ketika itu memiliki sekitar satu juta follower itu telah dijual kepada Denny JA, Direktur Eksekutif Lingkaran Survey Indonesia (LSI), lembaga penelitian dan konsultan politik Indonesia. Di antara spekulasi yang beredar, ada yang menyebut nilai akuisisinya mencapai tidak kurang dari Rp500 juta.

INDIKATOR UTAMA POPULARITAS

Ada dua indikator utama popularitas di Twitter dan Facebook, yaitu follower untuk Twitter dan Like untuk Facebook.

Meskipun teori mengatakan bahwa jumlah follower di media sosial tidak sepenting interaksi yang terjadi antara para follower dengan pemilik akun, dan tidak masalah kalau Anda menganggap besarnya bilangan itu bukan persoalan. Namun FAKTA-nya, bilangan follower tetap menjadi angka seksi yang selalu menjadi tolok ukur popularitas. Masih banyak orang yang malu kalau follower-nya cuma sedikit, apalagi kalau dia figur publik atau merasa dirinya orang penting. Bagi perseorangan, dengan banyak follower mungkin mampu menaikkan ego dan rasa percaya diri mereka, sehingga bisa terlihat gaya dan hebat bila disebut sebagai seleb tweet atau dianggap sebagai orang penting. Dan, bagi merek-merek yang sudah mendunia, jumlah follower yang bejibun adalah sebuah keharusan. Hal ini dilakukan agar posisi produk dan layanan mereka terlihat nyata. Begitu juga bila akun tersebut adalah bagian dari partai politik.

FENOMENA JUAL-BELI AKUN TWITTER

Melihat kondisi indikator di atas, tidak heran kalau kemudian kecenderungannya mereka melakukan segala cara agar mempunyai banyak follower dalam waktu singkat. Kalau perlu, dengan membeli akun orang lain yang cocok dengan visi dan misi pribadinya. Sehingga kemudian muncullah fenomena jual-beli akun jejaring sosial dan jasa mendongkrak jumlah follower. Mereka yang membeli akun twitter paling tidak berupaya untuk membangun image popularitasnya di awal sampai akhirnya nanti benar-benar berinteraksi dengan followernya yang real (bukan follower palsu).

Kalau Anda searching google dengan keyword: “Jual Akun Twitter”, maka akan didapatkan banyak iklan yang berisi akun twitter siap jual dan penawaran jasa untuk mendongkrak jumlah follower supaya mencapai angka tertentu dalam jangka waktu tertentu. Banyak mereka yang menjual akun twitter dengan menggunakan follower-follower palsu, model ini memanfaakan kelemahan sistem Twitter dalam hal menangkal akun palsu atau bot. Padahal, akun-akun palsu yang dijadikan follower ini jelas tidak bisa berinteraksi. Pembeli follower dengan cara ini sebenarnya ditipu.

Dalam perkembangannya, pembeli akun twitter tidak mau lagi dengan tipe akun dengan follower pasif seperti itu. Untuk mengatasi hal tersebut, penjual akun Twitter palsu ini harus bisa memastikan bahwa akun palsu tersebut terlihat tidak palsu. Kemudian muncullah software khusus untuk membuat akun palsu saling berinteraksi. Software ini bisa mengisi tiap detail. Pekerjaan akun palsu ini me-retweet akun induk, sehingga akun palsu itu akan terlihat asli. LOL.

Di bawah ini contoh iklan penjualan akun twitter lengkap keterangan jumlah follower dan harganya, si penjual menerangkan bahwa hasil follower yang didapat adalah dengan menggunakan metode salprom (saling promote). Check iklannya di sini.

"Jual akun twitter"

Ada banyak cara bagi si penjual untuk meningkatkan jumlah follower, meski demikian tidak menutup kemungkinan menabrak dinding kejujuran, karena memang digunakan pembeli untuk kepentingan “mengelabui” publik.

Cara yang dipakai pembuat akun keluarga #UjePalsu di atas adalah dengan menjadi bunglon memanfaatkan momentum yang sedang trend, seleb yang lagi booming, tokoh aktual, dan kemudian menjelma kembali menjadi akun motivasi atau akun pengetahuan umum setelah siap untuk dijual. Ciri-ciri sejenis bisa kita lihat betapa banyak warga twitter yang mudah dikelabui dengan akun palsu seperti Vitalia Sesha (lagi ramai atas skandal Fathanah) atau Devi Liu (yang lagi ramai digosipin kencan dengan Ariel Peterporn). Kalau mau bukti bahwa itu palsu, Anda bisa lihat isi twit-twit tanggal sebelum 2 wanita itu menjadi pembicaraan, isinya jauh dari kedua pribadi wanita tersebut, alias gak nyambung. Nanti kalo ada wanita yang menjadi berita hangat, nama akun tersebut berubah demi menjaring banyak follower. Setelah followernya sudah mencapai ratusan ribu, maka akan menjelma kembali menjadi akun motivasi dan siap untuk dijual. Untuk mengelabui publik, isi twit-twit sebelumnya dihapus, diganti menjadi kata-kata motivasi.

Inilah 4 dari 5 akun palsu keluarga Uje setelah perubahan nama.

#UjePalsu
Perhatikan gambar di atas, isi twit-twit yang berhubungan dengan nama akun sebelumnya telah dihapus, siap di-isi kembali dengan isi twit sesuai dengan nama akunnya yang baru. Orang yang peka dan pertama kali mengunjungi akun tersebut akan melihat kejanggalan bahwa bagaimana mungkin hanya nge-twit sebanyak 0 (Nol) tapi sudah mempunyai 17 ribu follower.

Mereka yang menjual akun twitter dengan bantuan software (agar follower tidak terlihat palsu) atau cara kotor seperti kasus #UjePalsu di atas, dengan pede-nya memasang iklan:

  • 100 % follower asli manusia dan bukan dibuat oleh software.
  • 100% follower Indonesia dan aktif dan tertarik untuk merespon dan berkomunikasi dengan Anda.
  • Peluang keberhasilan bisnis Anda semakin besar.
  • Jika tidak ada penambahan 100% uang kembali.

Ketahuilah, itu semua bullshit! Anda tidak tahu bagaimana permainan kotor mereka sebenarnya untuk gain follower yang ternyata merugikan orang.

JANGAN MUDAH KAGUM PADA AKUN DENGAN BANYAK FOLLOWER

Saya baca sebuah artikel NewYorkTimes, dalam sebuah laporan yang dikeluarkan oleh Andrea Stroppa dan Carlo De Micheli, diketahui bahwa bisnis ini ternyata mampu menghasilkan uang hingga jutaan dollar per bulannya. Angka ini tidak mengherankan, karena sebagian besar pembelinya merupakan klien besar. Tercatat nama-nama besar seperti Pepsi, Mercedes-Benz, Louis Vuitton, bahkan hingga perseorangan seperti 50 Cent juga masuk dalam daftar pembeli follower palsu ini.

Justin Bieber (JB), di awal karir adalah salah satu dari sedikit artis Hollywood yang mampu menjadi pusat sorotan media. Sebagai pendatang baru, JB dengan mudah mengalahkan Lady Gaga dengan memperlihatkan jumlah Followers di Twitter yang melebihi milik Lady Gaga. JB pun dinobatkan sebagai Raja Twitter di awal tahun 2013 setelah berhasil mendepak Lady Gaga di urutan pertama. Namun benarkah fans JB sebanyak apa yang tersebut dalam jumlah Followersnya?

Socialbakers, ahli analisis sosial media, menemukan fakta mengejutkan bahwa dari 37,2 juta followers yang dimiliki JB, 45% diantaranya adalah akun palsu. Akun-akun palsu inilah yang difungsikan untuk mendongkrak popularitas si JB di awal karirnya, memancing follower baru yang benar-benar manusia (bukan robot) untuk mem-follow sang bintang baru tersebut. Saat itu memang belum ada software untuk meneliti akun palsu.

Lihatlah diagram di bawah ini, bagaimana komposisi akun follower palsu dengan yang asli milik para artis papan atas, seperti Lady Gaga, Katy Perry, Obama, Rihanna, Britney Spears, Justin Timberlake, Shakira, juga presiden AS Barack Obama.

Follower Palsu
Dari diagram diatas kita juga bisa melihat bahwa ada lebih dari 10 juta akun Follower Twitter Barack Obama adalah palsu. Kemudian dalam perkembangannya, Mashable.com melansir temuan perusahaan analis bernama StatusPeople, yang menyatakan bahwa dari 19 juta akun Follower Twitter Barack Obama, ternyata sekitar 70 persen (sekitar 13 juta) diidentifikasi sebagai akun palsu dan akun tidak aktif.

StatusPeople yang didirikan Rob Waller adalah perusahaan yang memfokuskan diri pada analisa mengenai follower palsu pada Twitter. Anda pun bisa memanfaatkannya melalui alat bantu: fakers.statuspeople.comuntuk mengetahui berapa persen akun follower Anda (atau milik orang lain) yang aktif, tidak aktif dan palsu.

PENUTUP

Semoga masyarakat Twitter semakin cerdas dan peka atas modus topeng seperti kasus #UjePalsu ini. Hati-hati dalam memfollow sebuah akun, kalau Anda kenal di dunia nyata, sekali-kali ajaklah ngobrol tentang akunnya.

Jual-Beli Akun Twitter itu Bisnis Yang Menggiurkan.
Tapi … tidak ada keberkahan di dalamnya. Keuntungan yang didapat akan mudah menguap begitu saja. Ini hukum alam.

Siapa yang bisa menghentikan bisnis kotor seperti ini?
Ya para calon pembeli akun twitter itu sendiri.

Bagi pembeli akun twitter dengan tujuan apapun, …Anda sama pecundangnya dengan penjual akun Twitter. Ketahuilah tidak akan ada keberkahan di dalamnya bila diawali dengan suatu kebohongan. Anda bisa terjebak dan terlena hidup di alam penuh kepalsuan yang tidak akan membawamu kemana-mana.

Mari sama-sama ubah perspektif bahwa popularitas di dunia maya bukanlah banyaknya Follower atau Like, tapi karya nyata yang dihasilkan oleh pemilik akun.

Salam hangat tetap semangat,
Iwan Yuliyanto

 

www.stisitelkom.ac.id www.di.stisitelkom.ac.id www.ktm.stisitelkom.ac.id
www.dkv.stisitelkom.ac.id www.dp.stisitelkom.ac.id www.srm.stisitelkom.ac.id
www.blog.stisitelkom.ac.id www.multimedia.stisitelkom.ac.id
www.elearning.stisitelkom.ac.id www.library.stisitelkom.ac.id
www.repository.stisitelkom.ac.id www.cloudbox.stisitelkom.ac.id
www.digilib.stisitelkom.ac.id www.mirror.stisitelkom.ac.id
www.sisfo.stisitelkom.ac.id www.hilfan.blog.stisitelkom.ac.id
www.telkomuniversity.ac.id www.stisitelkom.academia.edu
www.kuningmas-autocare.co.id www.usnadibrata.co.id www.askaf.co.id www.hilfans.wordpress.com www.hilfan-s.blogspot.com www.profesorjaket.co.id

Create a Flash Flipping Book From any PDF in Seconds

Source : http://active.tutsplus.com/tutorials/tools-tips/quick-tip-create-a-flash-flipping-book-from-any-pdf-in-seconds/

 

 

Quick Tip: Create a Flash Flipping Book From any PDF in Seconds
Carlos Yanez on Mar 1st 2011

In this Quick Tip we’ll take a look at a really useful online utility that will help us convert any PDF to a SWF virtual book with just a few clicks. Read on to learn more!

 


Step 1: What is a Flash Virtual Book?

flash virtual book pdf swf

A Flash Virtual Book is a Flash movie that recreates the look of a real book on screen. It is commonly used in digital catalogs or magazines. Check the demo included in this tip to see an interactive example.


Step 2: About the Tool

flash virtual book pdf swf

An excellent online tool was used to create the file from the demo, it uses a very simple interface (an HTML form) to specify the source PDF and parameters required to make the conversion.

You can find this tool on the CodeBox website.


Step 3: How it Works

flash virtual book pdf swf

With the PDF selected, the application will proceed to divide the pages into separate SWF files that will be later used by a SWF container. This SWF container will use an automatically generated XML file to load the pages and parameters. Finally, a zip file will store all the files and put them ready for download.


Step 4: Conversion

flash virtual book pdf swf

The steps to convert the file are really straightforward; just fill in and/or modify the parameters to meet your needs and press the Start Conversion button. You’ll need to wait a few seconds, after which a download link will appear when the conversion is complete.


Step 5: Test

Open the Zip file to extract and double-click either on the book.swf or the index.html file to see the book working.

flash virtual book pdf swf

Conclusion

Convert your PDFs quickly and easy with this tool!

Thank you for reading!

 

www.stisitelkom.ac.id www.di.stisitelkom.ac.id www.ktm.stisitelkom.ac.id
www.dkv.stisitelkom.ac.id www.dp.stisitelkom.ac.id www.srm.stisitelkom.ac.id
www.blog.stisitelkom.ac.id www.multimedia.stisitelkom.ac.id
www.elearning.stisitelkom.ac.id www.library.stisitelkom.ac.id
www.repository.stisitelkom.ac.id www.cloudbox.stisitelkom.ac.id
www.digilib.stisitelkom.ac.id www.mirror.stisitelkom.ac.id
www.sisfo.stisitelkom.ac.id www.hilfan.blog.stisitelkom.ac.id
www.telkomuniversity.ac.id www.stisitelkom.academia.edu
www.kuningmas-autocare.co.id www.usnadibrata.co.id www.askaf.co.id www.hilfans.wordpress.com www.hilfan-s.blogspot.com www.profesorjaket.co.id

Free HTML5 Presentation Systems

Source : http://www.sitepoint.com/5-free-html5-presentation-systems/

Craig Buckler

Craig is a Director of OptimalWorks, a UK consultancy dedicated to building award-winning websites implementing standards, accessibility, SEO, and best-practice techniques.

 

I have a lot of respect for Microsoft PowerPoint. It may be over-used and encourages people to create shocking slide shows, but it’s powerful and fun. I have just one criticism: all PowerPoint presentations look the same. It doesn’t matter how you change the colors, backgrounds, fonts or transitions — everyone can spot a PPT from a mile away.

Fortunately, we now have another option: HTML5. Or, more specifically, HTML5 templates powered by JavaScript with CSS3 2D/3D transitions and animations. The benefits include:

  • it’s quicker to add a few HTML tags than use a WYSIWYG interface
  • you can update a presentation using a basic text editor on any device
  • files can be hosted on the web; you need never lose a PPT again
  • you can easily distribute a presentation without viewing software
  • it’s not PowerPoint and your audience will be amazed by your technical prowess.

Admittedly, HTML5 presentations are not quite as powerful:

  • you require web coding skills
  • positioning, effects and transitions are more limited
  • few systems offer slide notes (it’s a little awkward to show them separately)
  • it’s more difficult to print handouts

But those are not necessarily killer drawbacks — you’re forced to concentrate on the presentation content rather than frivolous tweaks and awful animations.

 

Here are the best HTML5 presentation systems I’ve found. Click the headings to view a demonstration — most work best in Chrome, Safari or Firefox…

Reveal.js

This is my current favorite. Slides look great and can be positioned horizontally or vertically. It’s also easy to change the CSS to add your own effects — I managed to add a rudimentary notes facility doing just that.

Slides are defined in separate section tags and Reveal.js offers a choice of several 3D slide transitions … although they look fairly similar.

Download the reveal.js files…

Impress.js

Impress.js is, well, impressive. It’s been influenced by the commercial prezi.com; slides are arranged in a 3-dimensional space and your view rotates and pans accordingly. I won’t attempt to explain it further — just try itand you’ll understand what I mean.

Slides are defined in div elements with data attributes controlling the x, y, z locations and rotations. That’s the only drawback; it’s a little difficult to visualize and define those values. Persevere, though, and you’ll be able to create some stunning and original slide shows.

Download the Impress.js files…

Google Slides Template

As you’d expect, Google has their own HTML5 presentation template (as well as the one offered in Google Docs). It’s fairly basic when compared to Reveal.js or Impress.js; it’s restricted to right-to-left slide transitions and fade-in effects, but it still looks great.

Slides are defined in article tags and it’s easy to add extra stylesheets to override the default CSS.

Download the Google Slides Template file…

Deck.js

Deck.js was one of the first HTML5 presentation systems. It looks similar to Google’s offering — perhaps a little prettier, but without slide transition effects.

Slides are defined within semantically correct section blocks in an outer article. There’s also adocumented API so it’s possible to create your own extensions.

Download the Deck.js files…

Shower

Shower is a presentation system by Vadim Makeev of Opera Software. While it’s one of the simpler systems, it’s fast and works well in all browsers. The slide thumbnail view is especially cool (press ESC).

Shower’s main drawback is it’s convoluted HTML. Slides are defined in a section within a div within anotherdiv and contain their own header and content. A little more development could make it easier to use.

Download the Shower files…

Other worthy mentions:

Have I neglected to mention your favorite HTML5 presentation system…

If you enjoyed reading this post, you’ll love Learnable; the place to learn fresh skills and techniques from the masters. Members get instant access to all of SitePoint’s ebooks and interactive online courses, like HTML5 & CSS3 For the Real World.

 

 

 

5 of the Best Free HTML5 Presentation Systems

By Craig Buckler | February 23, 2012 | HTML | HTML5 | Programming

 

www.stisitelkom.ac.id www.di.stisitelkom.ac.id www.ktm.stisitelkom.ac.id
www.dkv.stisitelkom.ac.id www.dp.stisitelkom.ac.id www.srm.stisitelkom.ac.id
www.blog.stisitelkom.ac.id www.multimedia.stisitelkom.ac.id
www.elearning.stisitelkom.ac.id www.library.stisitelkom.ac.id
www.repository.stisitelkom.ac.id www.cloudbox.stisitelkom.ac.id
www.digilib.stisitelkom.ac.id www.mirror.stisitelkom.ac.id
www.sisfo.stisitelkom.ac.id www.hilfan.blog.stisitelkom.ac.id
www.telkomuniversity.ac.id www.stisitelkom.academia.edu
www.kuningmas-autocare.co.id www.usnadibrata.co.id www.askaf.co.id www.hilfans.wordpress.com www.hilfan-s.blogspot.com www.profesorjaket.co.id

Open Source Web Based Project Management Software

Source : http://www.cyberciti.biz/tips/open-source-project-management-software.html

 

Project management software is not just for managing software based project. It can be used for variety of other tasks too. The web-based software must provide tools for planning, organizing and managing resources to achieve project goals and objectives. A web-based project management software can be accessed through an intranet or WAN / LAN using a web browser. You don’t have to install any other software on the system. The software can be easy of use with access control features (multi-user). I use project management software for all of our projects (for e.g. building a new cluster farm) for issue / bug-tracking, calender, gantt charts, email notification and much more.

Obviously I’m not the only user, the following open source software is used by some of the biggest research organizations and companies world wild. For example, NASA’s Jet Propulsion Laboratory uses track software or open source project such as lighttpd / phpbb use redmine software to keep track of their projects.

You use the following top 10 software for personal or business use. Keep track of all your projects in one place and finish them successfully on time.

#1: Codendi

Codendi is an open-source collaborative development platform offered by Xerox. From only one interface, it gathers, all the needed tools for software development teams: management and versioning of code, bugs, requirements, documents, reporting, tests etc. It is mainly used for managing software project processes.

#2: Redmine

Redmine is a flexible project management web application. Written using Ruby on Rails framework, it is cross-platform and cross-database. It includes calendar and gantt charts to aid visual representation of projects and their deadlines.

#3: ProjectPier

ProjectPier is a Free, Open-Source, self-hosted PHP application for managing tasks, projects and teams through an intuitive web interface. ProjectPier will help your organization communicate, collaborate and get things done Its function is similar to commercial groupware/project management products, but allows the freedom and scalability of self-hosting.

#4: Trac

Trac is an open source, web-based project management and bug-tracking tool. Trac allows hyperlinking information between a computer bug database, revision control and wiki content. It also serves as a web interface to a version control system like Subversion, Git, Mercurial, Bazaar and Darcs.

#5: Project HQ

Project HQ is a collaborative open source project management tool, similar to Basecamp and activeCollab. Project HQ is built on open source technologies like Python, Pylons and SQLAlchemy and is fully database independent. Project HQ uses a structured workflow to assist you in managing your projects.

#6: Collabtive

Collabtive is a web-based project management software that is being published as Open Source software. The project was started in November 2007. It strives to provide an Open Source alternative to proprietary tools like Basecamp or ActiveCollab.

#7: eGroupWare

eGroupWare is a free open source groupware software intended for businesses from small to enterprises. Its primary functions allow users to manage contacts, appointments, projects and to-do lists.

It is used either via its native web-interface, making access platform-independent, or by using different supported groupware clients, such as Kontact, Novell Evolution, or Microsoft Outlook. It can also be used by mobile phone or PDA via SyncML.

#8: KForge

KForge is an open-source (GPL) system for managing software and knowledge projects. It re-uses existing best-of-breed tools such as a versioned storage (subversion), a tracker (trac), and wiki (trac or moinmoin), integrating them with the system’s own facilities (projects, users, permissions etc). KForge also provides a complete web interface for project administration as well a fully-developed plugin system so that new services and features can be easily added.

#9: OpenGoo

It is a complete online solution focused on improving productivity, collaboration, communication and management of your teams. OpenGoo main features include document management, contact management, e-mail, project management, and time management. Text documents and presentations can be created and edited online. Files can be uploaded, organized and shared, independent of file formats.

#10: ClockingIT

ClockingIT is a free Project Management solution, which helps your team stay focused and on top of things.

 

 

Open Source Web Based Project Management Software

 

www.stisitelkom.ac.id www.di.stisitelkom.ac.id www.ktm.stisitelkom.ac.id
www.dkv.stisitelkom.ac.id www.dp.stisitelkom.ac.id www.srm.stisitelkom.ac.id
www.blog.stisitelkom.ac.id www.multimedia.stisitelkom.ac.id
www.elearning.stisitelkom.ac.id www.library.stisitelkom.ac.id
www.repository.stisitelkom.ac.id www.cloudbox.stisitelkom.ac.id
www.digilib.stisitelkom.ac.id www.mirror.stisitelkom.ac.id
www.sisfo.stisitelkom.ac.id www.hilfan.blog.stisitelkom.ac.id
www.telkomuniversity.ac.id www.stisitelkom.academia.edu
www.kuningmas-autocare.co.id www.usnadibrata.co.id www.askaf.co.id www.hilfans.wordpress.com www.hilfan-s.blogspot.com www.profesorjaket.co.id

openSUSE Education-Li-f-e

Source : http://en.opensuse.org/openSUSE:Education-Li-f-e

 

Edu-suse life-cd.png

Contents

[hide]

Introduction

openSUSE Education team is proud to present openSUSE-Edu Li-f-e (Linux for Education) based on openSUSE 12.3. The image is a “hybrid” iso image, the same image can be used to burn a Live DVD or to create a Live USB stick.

This release includes carefully selected software for students, educators as well as parents. The software selection encompasses everything required to make computers productive for either home or educational use without having to install anything additional.

The Live DVD contains KIWI-LTSP server that can be enabled even by non-technical user, it comes bundled with tons of useful applications from openSUSE EducationBuild Service and Packman repositories. With the KIWI-LTSP server you can PXE(network) boot other PCs to use this live DVD without installing or modifying anything on them. Booting from hard disk again will leave those PCs as they were.(Please note that running LTSP from Live DVD/USB is meant for demo/testing purpose only, install on the hard disk to use it in production).

The aim of this DVD is to provide complete education and development resources for parents, students, teachers as well as IT admins running labs at educational institutes, if you think there is something missing that you absolutely must have on the DVD, drop us a line see “Communicate” here.

Screenshots

See Screenshots page.

Software

Note: Some packages may not be on the li-f-e media but available from our build service repository.

Educational

To learn more, click on the link’s below:

Educational Server

  • Moodle – Moodle is a course management system (CMS)
  • ATutor – ATutor is an Open Source Web-based Learning Content Management System (LCMS/LMS) designed with accessibility and adaptability in mind
  • FreeSMS – Web application for managing an educational facility

Graphics and Publishing

  • Inkscape – Vector Graphics program to replace CorelDraw
  • Blender – 3D Animation and modeling software
  • XaraLX – Vector Graphics program to replace CorelDraw
  • Scribus – Desktop Publisher
  • GIMP – Image manipulation program

KIWI-LTSP

This Live DVD includes KIWI-LTSP server. To Test the KIWI-LTSP Server follow the according Quick start guide. Up to 5 users can be logged in to the live LTSP server (You will need minimum 512MB RAM+200M per additional user). More users can be added after installing on hard disk.

To test epoptes with LTSP in live environment, run epoptes as “linux” user after booting clients. After installation the user who runs epoptes has to be added to epoptes group.

Network booting(PXE) clients directly from the PC running this live DVD will give access to all of the applications on the DVD as well as all Desktop Environments.

User accounts and passwords

To test the Live KIWI-LTSP users can login from thinclient terminals as linux1-linux5, password is linux. For root there is no password.

To learn more about KIWI-LTSP click the link below:

Development Tools

To learn more about the included development tools click the links below:

  • LAMP is an Open Source web development platform. Live DVD contains the latest stable versions of the following components: Apache, MySQL, and PHP (Compare also for installing that on the normal openSUSE distribution: SDB:Linux Apache MySQL PHP)
  • Bluej (bluej) – An easy-to-use teaching environment for the Java language Gnome-Application
  • Monodevelop (Mono) – MonoDevelop is an Integrated Development Environment for C#, Boo, IronPython and Visual Basic developers that want to move their development environment to Linux Gnome-Application
  • Anjuta (Anjuta) – Anjuta is a versatile Integrated Development Environment (IDE) for C and C++ on GNU/Linux. Gnome-Application
  • Subversion is an Open Source version control system
  • Git (Git) – Git is an Open Source version control system designed to handle very large projects with speed and efficiency
  • CVS is an Open Source version control system on it’s way out
  • OSC is the openSUSE Build Service command line tool

And a lot more

  • Empathy messaging platform
  • VYM mind map application
  • Latest Wine to run windows applications on Linux
  • Dosbox for dos applications
  • Gobby is a free collaborative editor supporting multiple documents in one session and a multi-user chat
  • Abiword with collaboration feature for word processing
  • Libreoffice.Org Edition with improved interoperability and many additional features not found in OpenOffice.

Documentation

Check out /usr/share/doc for complete course presentation of Gujarat State Education Board(GSEB) curriculum and openSUSE Manual

Download

Use download manager or Metalink client such as aria2c for most efficient way to download.

Hosted on sourceforge.net

Direct Download

Hosted at opensuse-education.org

Direct Download

new metalink|old metalink|md5sum

 

Creating live USB stick

See the SDB article Live USB stick for instructions on creating live USB stick out of openSUSE-Edu-Li-f-e. Using live-fat-stick script or live-usb-gui is recommended when using vfat(fat32) USB stick or hard disk.

Minimum System Requirement

Any PC or a Virtual Machine with 1G RAM. PC should have a DVD drive or should be USB boot capable. For installation minimum 15GB partition is required.

Known issues

  • Cinnamon and Gnome boot menu entries does not work, kde session is started instead
  • Please add here if any issues are found

FAQ

  • Why is there no 64bit edition?

Technical reason is: this edition works perfectly fine on x86_64 CPU for normal everyday use by our target audience, for users with more than 4G RAM, kernel-pae can be installed easily so there is not enough performance or otherwise reason to put effort maintaining two variants when this works on both the architectures.

Non-technical reason: Education team is a small volunteer team, we don’t have anyone on our team who care enough or has spare time to create, test and maintain 64bit edition, Here is the kiwi description:

https://sourceforge.net/p/opensuse-edu/code/ under trunk/kiwi-desc-edu/opensuse-edu-li-f-e-*/

  kiwi -b /path/to/opensuse-edu-li-f-e-* -d /folder/with/lot/of/space --target-arch x86_64

Ideally that should get 64bit version, however some work will have to be done to get it building and working properly.

Or there is also susestudio rough appliance template which can be used as starting point and get it in shape if interested.

Alternatively you can be part of openSUSE Education team to become maintainer of 64bit Li-f-e if is important for you, or find someone who cares enough, this will benefit everyone who requires 64bit version.

  • For such a big image why are my locale not included?

There are over 100 locales available in various stages of completion, so even if each takes just a few MB we would not be able to incorporate a lot of them, besides adding your language after installation via yast is easy and is required to be done just once in the life time of the distribution of almost 2 years.

Report Bugs

Report here

 

 

openSUSE Education-Li-f-e

 

www.stisitelkom.ac.id www.di.stisitelkom.ac.id www.ktm.stisitelkom.ac.id
www.dkv.stisitelkom.ac.id www.dp.stisitelkom.ac.id www.srm.stisitelkom.ac.id
www.blog.stisitelkom.ac.id www.multimedia.stisitelkom.ac.id
www.elearning.stisitelkom.ac.id www.library.stisitelkom.ac.id
www.repository.stisitelkom.ac.id www.cloudbox.stisitelkom.ac.id
www.digilib.stisitelkom.ac.id www.mirror.stisitelkom.ac.id
www.sisfo.stisitelkom.ac.id www.hilfan.blog.stisitelkom.ac.id
www.telkomuniversity.ac.id www.stisitelkom.academia.edu
www.kuningmas-autocare.co.id www.usnadibrata.co.id www.askaf.co.id www.hilfans.wordpress.com www.hilfan-s.blogspot.com www.profesorjaket.co.id