Kewajiban mencari ilmu

Kewajiban mencari ilmu
– mencari ilmu wajib bagi umat muslim laki dan perempuan, sepanjang hidupnya (semenjak lahir hingga akhir hayat)
– sewaktu kecil adalah masa terbaik menyerap ilmu, sehingga peran orang tua adalah yg paling utama
– belajar ketika kecil bagaikan mengukir pada batu, ngukirnya susah sedikit demi sedikit dan akan bertahan pada waktu lama, seorang anak akan merekam ilmu yang didapat dalam waktu lama
– belajar setelah tua bagaikan mengukir pada air, mudah ngukirnya namun cepat hilangnya, karena apabila sudah tua kemampuan merekam otak sudah banyak berkurang, sehingga harus dilakukan secara terus menerus (continu)
– dalam islam mempelajari ilmu harus dibarengi dengan iman dan taqwa, Iptek dan imtaq, seimbang (adil)
– setiap orang adalah pemimpin bagi dirinya sendiri dan lingkungan sekitar, dan seorang pemimpin yang baik haruslah berilmu, setidaknya untuk bisa memimpin dan tdk dibodohi
– yang menguasai iptek disertai imtaq akan mendapatkan dunia dan akhirat
– menuntut ilmu adalah ibadah, berjuang disisinya adalah mendapat pahala, mati dalam perjalanannya adalah sahid
– Surah Al-Mujadila, Verse 11:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا قِيلَ لَكُمْ تَفَسَّحُوا فِي الْمَجَالِسِ فَافْسَحُوا يَفْسَحِ اللَّهُ لَكُمْ وَإِذَا قِيلَ انشُزُوا فَانشُزُوا يَرْفَعِ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنكُمْ وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ

Hai orang-orang beriman apabila dikatakan kepadamu: “Berlapang-lapanglah dalam majlis”, maka lapangkanlah niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan: “Berdirilah kamu”, maka berdirilah, niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.

Shared by Pak Djoko, pengajian senin pagi 26 Rabiulawal 1435

Posted from WordPress for Android http//hilfan.staff.tekomuniversity.ac.id

Sang OB menjadi Vice President Citibank

Sungguh sebuah karunia yang luar biasa bagi saya bisa bertemu dengan seorang yang memiliki pribadi dan kisah menakjubkan. Dialah Houtman Zainal Arifin, seorang pedagang asongan, anak jalanan, Office Boy yang kemudian menjadi Vice President Citibank di Indonesia. Sebuah jabatan Nomor 1 di Indonesia karena Presiden Direktur Citibank sendiri berada di USA.Muslim-praying Continue reading

Autodetect Proxy dengan WPAD

Mengenai apa itu WPAD untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada link berikut  Expired Internet-Draft.

Untuk mengimplementasikan wpad setidaknya diperlukan pemahaman mengenai :

  • instalasi dan modifikasi web server.
  • instalasi dan setting squid proxy server atau yg lainnya.
  • instalasi dan maintenance Domain Name System.
  • instalasi dan modifikasi DHCP Server.
<!> Mohon untuk tidak menanyakan mengenai instalasi atau seting serta modifikasi hal tersebut diatas. Silahkan untuk melihat dokumentasi masing-masing topik.

 

Contoh kasus:

Saat ini dikantor saya menggunakan squid sebagai proxy dengan menggunakan system autentikasi. Sehingga setiap ada karyawan baru atau tamu maka harus disetting proxy secara manual di browser client.

Maka untuk memudahkan setting browser di client seyogyanya dapat menggunakan transparat proxy sehingga tidak perlu repot-repot harus setting proxy satu-satu di sisi user. Namun karena akses ke squid proxy menggunakan autentikasi maka hal itu tidak dapat dilakukan. Untuk itu maka dibuatlah setting autodetect proxy secara otomatis menggunakan WPAD.

 

Artikel ini tidak direkomendasikan untuk semua produk dan versi. Namun hampir semua browser saat ini sudah mengimplementasikan WPAD.

Ada beberapa metode diantaranya dengan metode Web Server,  DNS dan DHCP, namun saat ini lebih fokus pada metode Domain Name (DNS) dibanding metode DHCP karena lebih mudah.

Langkah membuat autodetect menggunakan WPAD

A. Metode Modifikasi Web Server

Yang dimaksud dengan Metode ini adalah dengan memodifikasi web server. Berikut langkahnya :

1. Buat file standar auto proxy config lalu save dengan nama wpad.dat. Berikut contohnya :

//We (www.is.co.za) run a central cache for our customers that they
//access through a firewall - thus if they want to connect to their intranet
//system (or anything in their domain at all) they have to connect
//directly - hence all the "fiddling" to see if they are trying to connect
//to their local domain.
//
//Replace each occurrence of company.com with your domain name
//and if you have some kind of intranet system, make sure
//that you put it's name in place of "internal" below.
//
//We also assume that your cache is called "cache.company.com", and
//that it runs on port 8080. Change it down at the bottom.
//
//(C) Oskar Pearson and the Internet Solution (http://www.is.co.za)

function FindProxyForURL(url, host)
{
    //If they have only specified a hostname, go directly.
    if (isPlainHostName(host))
            return "DIRECT";

    //These connect directly if the machine they are trying to
    //connect to starts with "intranet" - ie http://intranet
    //Connect  directly if it is intranet.*
    //If you have another machine that you want them to
    //access directly, replace "internal*" with that
    //machine's name
    if (shExpMatch( host, "intranet*")||
                    shExpMatch(host, "internal*"))
        return "DIRECT";

    //Connect directly to our domains (NB for Important News)
    if (dnsDomainIs( host,"company.com")||
    //If you have another domain that you wish to connect to
    //directly, put it in here
                    dnsDomainIs(host,"sistercompany.com"))
        return "DIRECT";

    //So the error message "no such host" will appear through the
    //normal Netscape box - less support queries :)
    if (!isResolvable(host))
            return "DIRECT";

    //We only cache http, ftp and gopher
    if (url.substring(0, 5) == "http:" ||
                    url.substring(0, 4) == "ftp:"||
                    url.substring(0, 7) == "gopher:")

    //Change the ":8080" to the port that your cache
    //runs on, and "cache.company.com" to the machine that
    //you run the cache on
            return "PROXY cache.company.com:8080; DIRECT";

    //We don't cache WAIS
    if (url.substring(0, 5) == "wais:")
            return "DIRECT";

    else
            return "DIRECT";
}

 

atau download di sini lalu save dengan nama wpad.dat.

2.  Simpan/copy file tersebut di direktori document root pada web server.

3.  Coba akses file tersebut menggunakan browser seperti berikut:

http://www.example.com/wpad.dat

selanjutnya akan muncul text script pada browser.

4.  Selanjutnya sisipkan entri berikut pada bagian mime.type di file konfigurasi web server. Untuk apache masukkan entri berikut :
AddType application/x-ns-proxy-autoconfig .dat

Lalu restart web server agar seting mime berfungsi.

5. Selanjutnya test script tersebut menggunakan browser

  1. Firefox
    Pada menu tools, pilih option (untuk windows) atau Edit, pilih preference (untuk linux), Advanced, Network, Settings, set Automatic proxy configuration url lalu isi dgn http://www.example.com/wpad.dat
  2. Internet Explore
    Pada Tools, Internet Options, Connection, Setting atau Lan Settings, set hanyaUse Automatic Configuration Script dengan url :http://www.example.com/wpad.dat

Pastikan semua berfungsi dengan baik agar bisa melanjutkan ke tahap berikutnya. Apabila masih belum berjalan dengan baik ulangi langkah diatas.

B. Metode Automatic WPAD dengan DNS

Metode ini hampir sama dengan metode modifikasi web server, namun ditambah dengan modifikasi/penambahan record pada DNS Server.

1. Buat DNS record untuk subdomain wpad.example.com

2. Dalam artikel ini kami menggunakan bind sg DNS server, lalu tambahkan baris berikut :
wpad            IN    A    192.168.0.1  ;sesuaikan ip address anda
lalu restart bind/ dns server

3.  Pastikan alamat subdomain baru tersebut bisa di resolve

# dig wpad.example.com

;; QUESTION SECTION:
;wpad.lintasnet.com.		IN	A

;; ANSWER SECTION:
wpad.example.com.	86400	IN	A	192.168.0.1

;; AUTHORITY SECTION:
example.com.		86400	IN	NS	ns1.example.com.
example.com.		86400	IN	NS	ns2.example.com.

4. Lakukan test seperti langkah 5 diatas dengan mengganti alamat url menjadi http://wpad.example.com/wpad.dat.

5. Selanjutnya lakukan setup pada browser seperti langkah 5 diatas dengan mengganti seting ke “Auto-detect proxy setting for Network” untuk Firefox dan “Automatically detect settings” untuk Internet Explorer.

C. Metode Automatic WPAD dengan DHCP

1. Untuk dapat melakukan automatic wpad dengan menggunakan  DHCP, tambahkan line berikut pada file dhcpd.conf:

option WPAD code 252 = string;
option WPAD "http://wpad.example.com/wpad.datn";

Lalu restart DHCP server

2. Lakukan langkah 5 pada setting browser seperti diatas

Cat :

Bahwa metode DHCP tidak berjalan dengan baik pada beberapa versi Internet Explorer. Sedangkan penggunaan metode DNS lebih reliable/handal dalam menemukan wpad.dat.

Sekarang kita tidak perlu repot harus mengisi seting proxy secara manual di masing-masing client. Cukup dengan merubah setting proxy ke setingan otomatis, maka user sudah bisa menggunakan proxy server.

Semoga bermanfaat.

Sumber Autodetect Proxy dengan WPAD :

  1. http://wiki.squid-cache.org/SquidFaq/ConfiguringBrowsers
  2. http://www.wlug.org.nz/WPAD
  3. http://blog.rusmana.org/

Adversity Quotient AQ

Ketika akhirnya Thomas Alva Edison (1847 – 1931) berhasil menemukan baterai yang ringan dan tahan lama, dia telah melewati 50.000 percobaan dan bekerja selama 20 tahun. Tak heran kalau ada yang bertanya, “Mr. Edison, Anda telah gagal 50.000 kali, lalu apa yang membuat Anda yakin bahwa akhirnya Anda akan berhasil?” Secara spontan Edison langsung menjawab, “Berhasil? Bukan hanya berhasil, saya telah mendapatkan banyak hasil.

Apakah adversity quotient (AQ) itu? Menurut Stoltz, AQ adalah kecerdasan untuk mengatasi kesulitan. “AQ merupakan faktor yang dapat menentukan bagaimana, jadi atau tidaknya, serta sejauh mana sikap, kemampuan dan kinerja Anda terwujud di dunia,” tulis Stoltz. Pendek kata, orang yang memiliki AQ tinggi akan lebih mampu mewujudkan cita-citanya dibandingkan orang yang AQ-nya lebih rendah.

Untuk memberikan gambaran, Stoltz meminjam terminologi para pendaki gunung. Dalam hal ini, Stoltz membagi para pendaki gunung menjadi tiga bagian:
1. Quitter (yang menyerah). Para quitter adalah para pekerja yang sekadar untuk bertahan hidup). Mereka ini gampang putus asa dan menyerah di tengah jalan
2. Camper (berkemah di tengah perjalanan) Para camper lebih baik, karena biasanya mereka berani melakukan pekerjaan yang berisiko, tetapi tetap mengambil risiko yang terukur dan aman. “Ngapain capek-capek” atau “segini juga udah cukup” adalah moto para campers. Orang-orang ini sekurang-kurangnya sudah merasakan tantangan, dan selangkah lebih maju dari para quitters. Sayangnya banyak potensi diri yang tidak teraktualisasikan, dan yang jelas pendakian itu sebenarnya belum selesai.
3. climber (pendaki yang mencapai puncak). Para climber, yakni mereka, yang dengan segala keberaniannya menghadapi risiko, akan menuntaskan pekerjaannya. Mereka mampu menikmati proses menuju keberhasilan, walau mereka tahu bahwa akan banyak rintangan dan kesulitan yang menghadang. Namun, di balik kesulitan itu ia akan mendapatkan banyak kemudahan.”Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan”. Dalam konteks ini, para climber dianggap memiliki AQ tinggi. Dengan kata lain, AQ membedakan antara para climber, camper, dan quitter.

Jawaban luar biasa dari pencipta lampu pijar itu menjadi salah satu contoh ekstrem seorang climber (pendaki)–yang dianggap memiliki kecerdasan mengatasi kesulitan (adversity quotient, AQ) tinggi. Terminologi AQ memang tidak sepopuler kecerdasan emosi (emotional quotient) milik Daniel Goleman, kecerdasan finansial (financial quotient) milik Robert T. Kiyosaki, atau kecerdasan eksekusi (execution quotient) karya Stephen R. Covey. AQ ternyata bukan sekadar anugerah yang bersifat given. AQ ternyata bisa dipelajari. Dengan latihan-latihan tertentu, setiap orang bisa diberi pelatihan untuk meningkatkan level AQ-nya. Manusia sejati adalah manusia yang jika menempuh perjalanan yang sulit, mereka selalu optimis; sedangkan jika mereka melewati perjalanan yang mudah mereka malah khawatir.

Dalam kehidupan nyata, hanya para climbers-lah yang akan mendapatkan kesuksesan dan kebahagiaan sejati. Sebuah penelitian yang dilakukan Charles Handy-seorang pengamat ekonomi kenamaan asal Inggris terhadap ratusan orang sukses di Inggris memperlihatkan bahwa mereka memiliki tiga karakter yang sama. Yaitu, pertama, mereka berdedikasi tinggi terhadap apa yang tengah dijalankannya. Dedikasi itu bisa berupa komitmen, kecintaan atau ambisi untuk melaksanakan pekerjaan dengan baik. Kedua, mereka memiliki determinasi. Kemauan untuk mencapai tujuan, bekerja keras, berkeyakinan, pantang menyerah dan kemauan untuk mencapai tujuan yang diinginkannya. Dan ketiga, selalu berbeda dengan orang lain. Orang sukses memakai jalan, cara atau sistem bekerja yang berbeda dengan orang lain pada umumnya. Dua dari tiga karakter orang sukses yang diungkapkan Handy dalam The New Alchemist tersebut erat kaitannya dengan kemampuan seseorang dalam menghadapi tantangan

Dalam dunia kerja, mengapa para karyawan yang ber-IPK tinggi kalah bersaing dibandingkan para karyawan lain yang ber-IPK rendah tetapi lebih berani dalam bertindak?

 

Adversity Quotient AQ

Moral Quotient MQ

Moral Quotient MQ menitik beratkan kepada nilai, filosofi, dan kumpulan kecerdasan moral memiliki pengaruh yang sangat penting terhadap bisnis. Hal tersebut merupakan dasar dari visi, tujuan, dan budaya organisasi. Tantangan dari kecerdasan moral bukan hanya untuk mengetahui yang benar dan yang salah, namun juga untuk berbuat serta melakukan tindakan yang benar. Pada segolongan populasi manusia terdapat sekelompok manusia dengan jumlah prosentase yang kecil menderita, mengalami sakit jiwa ataupun terkucil. Kelompok ini kemungkinan tidak “mengerti” yang benar dan yang salah. Mengapa kita tidak lebih sering melakukan tindakan yang tepat? Kebanyakan orang melakukan tindakan yang tepat kadang-kadang saja. Bertindak atas setiap keputusan yang kita buat setiap hari, mempertimbangkan apa yang “benar”, apa yang lebih baik dan dapat membantu komunitas kita, organisasi, dan orang lain. Namun kita tidak selalu setuju dengan apa yang benar.

Dalam hal ini nilai dan filosofi turut berperan. Penilaian kita menjadi dasar dalam percaya dan menentukan tindakan. Filosofi merupakan jalan bagi kita untuk menentukan nilai. Filosofi yang cerdas merupakan keinginan untuk memahami manusia, benda, dan dunia melalui rangkaian kata yang menggambarkan bagaimana mereka bekerja dengan demikian menyediakan suatu keamanan emosional dalam meramalkan masa depan. Manusia dengan filosofi mempercayakan pada logika dalam membuat keputusan, dan menaksirkan harga dari sesuatu melawan “kode” yang mendasar atau mengatur garis pedoman yang menyebabkan ketegangan. Manusia dengan pandangan ini mempercayakan pada kesadaran persaingan, terkadang pada wewenang sosial yang terpisah. Anda mungkin pernah mendengar perkataan seseorang dengan filosofi yang cerdas, contohnya: “jika anda memiliki solusi yang luwes, orang lain akan mempercayainya. Tidak perlu mencoba untuk meyakinkan mereka mengenai kebaikannya.” Mereka dapat menggunakan sebuah gaya kemimpinan, jika visi yang digambarkan menjadi penyebab yang baik di masa depan.

Dalam hipotesa penelitian ini ditemukan bahwa terdapat hal lebih mendasar dari kemampuan kecerdasan emosional. Hal tersebut tampak semacam kompas moral. Hal tersebut merupakan jantung dari kesuksesan bisnis yang berjalan lama. “Sesuatu yang lebih” ini dinamakan kecerdasan moral (moral intelligence). Kecerdasan moral merupakan kapasitas mental untuk menentukan bagaimana prinsip umum manusia yang harus digunakan pada nilai, tujuan, dan tindakan. Istilah yang mudah, kecerdasan moral merupakan kemampuan untuk membedakan yang benar dari yang salah seperti yang didefinisikan oleh prinsip umum. Prinsip umum merupakan kepercayaan mengenai tingkah laku manusia secara umum pada seluruh budaya di dunia.

Kecerdasan moral bukan hanya penting untuk mengefektifkan kepemimpinan, namun juga merupakan “pusat kecerdasan” bagi seluruh manusia. Mengapa? Karena kecerdasan moral secara langsung mendasari kecerdasan manusia untuk berbuat sesuatu yang berguna. Kecerdasan moral memberikan hidup manusia memiliki tujuan. Tanpa kecerdasan moral, kita tidak dapat berbuat sesuatu dan peristiwa-peristiwa yang menjadi pengalaman jadi tidak berarti. Tanpa kecerdasan moral kita tidak akan tahu mengapa pekerjaan yang kita lakukan? Dan apa yang harus dikerjakan?

 

 

Moral Quotient MQ