FOSS Online Library Aplication

FOSS Online Library Aplication buatan Indonesia diseponsori oleh Pusat Informasi dan Humas Depdiknas RI diberi nama SENAYAN dan disingkat SLIMS.

SENAYAN adalah aplikasi open source berbasis web untuk keperluan automasi perpustakaan. SENAYAN dikembangkan di atas bahasa pemrograman web paling populer saat ini yaitu PHP 5 dan RDBMS MySQL 5 untuk backend penyimpanan data-nya.

FOSS Online Library Aplication SENAYAN dikembangkan oleh pertama kali 2 orang pustakawan yaitu Hendro Wicaksono sebagai Lead Developer dan Application Designer dan juga Arie Nugraha sebagai Main Programmer dan Application Designer, menyusul rekan-rekan dari komunitas yang juga membantu mengembangkan seperti Purwoko dan Arif Syamsudin yang menulis dokumentasi secara lengkap.

FOSS Online Library Aplication SENAYAN pada awalnya dikembangkan untuk menggantikan aplikasi Alice yang proprietary di lingkungan Perpustakaan Depdiknas dan sekaligus di Open Source-kan di bawah lisensi GPL versi 3 agar semua perpustakaan di Indonesia dapat menggunakannya dengan bebas. SENAYAN diproduksi oleh Pusat Informasi dan Humas Depdiknas RI dan saat ini juga sudah mulai banyak digunakan oleh institusi Perpustakaan lain di bawah Depdiknas seperti Pusat Bahasa.

Sebagai sebuah aplikasi automasi ter-integrasi SENAYAN memiliki fitur2 berikut ini :
1. Online Public Access Catalog
2. Manajemen Bibliographic Database
3. Sirkulasi Koleksi
4. Keanggotaan.
5. Stock Taking
6. Reporting
7. Pembuatan Barcode koleksi
8. Konfigurasi Sistem
9. Multi Bahasa untuk User Interface

Untuk User Interface (Antar Muka) SENAYAN juga dikembangkan di atas standar XHTML 1.0, CSS2 dan juga library Prototype untuk penerapan AJAX dan DHTML lainnya.

SENAYAN dapat diunduh di website resmi-nya di www.slims.web.id dan bagi mereka yang ingin ikut membantu mengembangkan dapat memulainya dengan menggunakan, mencoba dan melaporkan bugs di sistem bugs report SENAYAN di www.slims.web.id/bugsreport2

Perpustakaan Digital dan Pengelolaanya

Perpustakaan Digital merupakan salah satu cara dalam peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM), sedangkan peningkatan SDM adalah bagian dari pendidikan, sehingga hal ini sesuai dengan program STISI Telkom dalam upaya peningkatan mutu mahasiswa STISI Telkom.

Dahulu para mahasiswa di lingkungan STISI Telkom, hanya menerima layanan yang terbatas dan konvensional, maka sekarang sudah bisa diakses melalui pengembangan jejaring Perpustakaan Digital di www.library.stisitelkom.ac.id.

Abad 21 ini, abad dimana setiap saat muncul informasi baru, sehingga setiap orang perlu melek informasi. Meskipun fasilitas yang digunakan tidak canggih, masyarakat tetap dapat memiliki kemampuan untuk dapat memanfaatkan dan menikmati informasi.

Perpustakaan, dulu hanya berisi buku-buku, namun perpustakaan modern saat ini ditambah dengan berbagai kebutuhan zaman, seperti ribuan keping VCD yang berisi tentang berbagai ilmu pengetahuan, termasuk juga jejaring melalui internet sehingga terkoneksi antar perpustakaan lain di Indonesia.

Dalam pengelolaan perpustakaan penting memiliki kemampuan dalam literasi informasi. Literasi di bidang informasi ini harus dikembangkan karena selalu ada hal baru dan orang tidak boleh ketinggalan, tapi masa lalu itu bagian dari masa sekarang. Kemajuan kita sekarang ini tidak boleh menghilangkan hal-hal yang lama, oleh karena itu sangat penting untuk menyimpan dan merawat buku-buku lama, yang mungkin saat ini sudah sedikit digunakan. Selain itu penting pula mewujudkan interoperabilitas antar anggota jejaring perpustakaan.

Kalangan akademisi, baik yang di tingkat dasar maupun universitas, harus memiliki kesadaran akan informasi yang masuk, sehingga mereka akan terus mengetahui informasi yang baru. Namun, pengetahuan terhadap informasi-informasi itu tidak lepas dari bantuan pustakawan. Pustakawan harus mengetahui hal-hal lama maupun baru dalam berbagai bidang, meskipun pustakawan memiliki interestnya sendiri.

Literasi informasi dapat membantu pustakawan dalam mengatur, menyusun, merawat, dan memanfaatkan informasi. Selain itu, penting juga bagi pustakawan khususnya dan akademisi pada umumnya, untuk mendorong minat masyarakat Indonesia dalam membaca, maupun memanfaatkan internet untuk menambah informasi.

Penting bagi pengajar maupun pustakawan untuk bisa mengembangkan kemampuan literasi informasinya. Selain itu, fasilitas buku-buku dalam perpustakaan juga mendukung berkembangnya kemampuan masyarakat dalam menggunakan dan memanfaatkan informasi literasi bagi dirinya maupun orang lain. Tugas universitas-universitas yang memiliki fasilitas perpustakaan yang lengkap untuk bisa mengajarkan kemampuan literasi informasi kepada lapisan masyarakat yang lain.

Aplikasi perpustakaan digital STISI Telkom, menggunakan aplikasi opensource yang dibuat oleh Pusat Informasi dan Humas Depdiknas RI. Informasi lebih lengkap silahkan akses www.slims.web.id

Sistem informasi perpustakaan digital di lingkungan STISI Telkom dikelola oleh Pak Daris dan Ibu Putri. Silahkan menghubungi keduanya apabila ada hal yang ingin ditanyakan mengenai perpustakaan STISI Telkom.

Untuk panduan penggunaan perpustakaan digital di STISI Telkom silahkan download di http://ringchery.blog.stisitelkom.ac.id/files/2011/11/BUKU-PANDUAN.pdf

Harga perangkat komputer naik?

Lagi ada kebutuhan beli portable hardisk USB, udah siap-siap nih bawa duit Rp. 500.000,- untuk yang kapasitas 500 Giga. Udah sampai toko komputer, hampir semua toko harganya naik, walaupun lagi ada pameran komputer, harga pameran pun sama mahalnya. Harga perangkat komputer naik?

Pulang ke rumah sambil bertanya-tanya, ada apa kok semua hardware komputer rata-rata naik harganya? Setelah browsing, ternyata salah satu penyebabnya adalah terjadinya banjir berkepanjangan di Thailand, loh ada apa dengan Thailand? Ternyata hampir semua vendor Hardisk pabrikasinya ditempatkan di Thailand? Saya juga masih bingung kenapa mereka memilih Thailand ya?

Ternyata terpusatnya pabrikasi hardisk di Thailand lumayan membawa dampak sistemik bagi kenaikan harga komputer secara keseluruhan. Untuk mengatasinya para produsen komputer membeli hardisk di pasar gelap yang tanpa lisensi distributor, sehingga para pemain pasar gelap bisa memainkan harga karena memang tidak ada aturan. Yang ada hanya aturan resource and demand.

Harga perangkat komputer naik? Sampai kapan ya harganya bakalan normal kembali? Dan sampai kapan pula kita bisa memproduksi sendiri perangkat-perangkat IT secara keseluruhan? Ngga elektornik engga bahan pokok diimpor, alhamdulillah saya sudah mulai tanam singkong dan tebu di kebun rumah, jaga-jaga kalau harganya naik juga… hehehehe…