Posted by iloveAllaah.com Editor • 30/04/2012
Jangan lupa membagikan artikel ini setelah membacanya

Dari pandangan ilmu fiqih, paham tidaknya seseorang atas bacaan shalatnya sama sekali tidak ada kaitannya dengan sah tidaknya shalat yang dia lakukan. Artinya, memahami arti bacaan shalat tidak termasuk rukun shalat, juga tidak termasuk syarat sahnya shalat, sehingga asalkan bacaannya benar, maka kewajibannya terhadap shalat tersebut telah terpenuhi.

Namun, alangkah rugi dan asingnya seseorang yang shalat tapi tidak paham apa yang diucapkannya. Sebab shalat itu sendiri adalah sebuah dialog antara seorang hamba dengan Rabbnya. Itulah barangkali salah satu faktor mengapa banyak shalat kita yang lakukan ini terasa kurang khusyu’ dan kurang membekas. Karena mulut kita komat-kamit mengucapkan hal yang tidak kita fahami, hal ini membuat pikiran kita menjadi mudah teralihkan oleh urusan remeh duniawi.

Selain itu, barangkali ini juga yang menyebabkan seringkali kita berperilaku yang bertentangan dengan ajaran Islam, meski kita sering shalat 5 waktu. Ternyata shalat yang kita lakukan itu tanpa makna, karena shalat kita hanya sekedar kegiatan rutin yang minim arti.

“Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kalian mendekati (mengerjakan) shalat sedang kalian dalam keadaan mabuk, sehingga kalian mengetahui (menyadari) apa-apa yang kalian katakan.” (QS An-Nisa’: 43)

Pada ayat ini, selain ada larangan mengerjakan shalat dalam keadaan mabuk, juga ada isyarat untuk mengetahui (mengerti) akan apa-apa yang kita ucapkan.

Tulisan ini bukan untuk mengerdilkan usaha para Muslim di luaran sana yang telah berusaha untuk mengerjakan shalat 5 waktu. Namun, sangat tidak ada ruginya, bila kita juga meluangkan waktu untuk mempelajari apa arti bacaan shalat, agar shalat kita lebih bermakna dan membekas.

Wallahu ‘alam. Semoga bermanfaat.

 

Sumber : http://url.stisitelkom.ac.id/33377

 

Pentingnya Mengerti Arti Bacaan Shalat